Manusia-manusia Jakarta 

Mereka adalah pemilik segalanya. 

Stasiun Gondangdia tiap pukul 18.30 selalu penuh sesak. Para pekerja kantoran yang menunda pulang untuk melaksanakan Shalat Magrib, naik tergesa menuju peron. Naas, kereta jarak jauh harus berangkat duluan.

Lima Lagu Tentang Jakarta

Selra kuping tiap orang bisa saja sama.

Jakarta (dan banyak kota besar lain) adalah magnet yang sangat besar untuk orang-orang daerah yang mempunyai anggapan classic rock akan harapan kehidupan yang lebih baik. 

Dunia Satu Ubin

Di mana semua arah menjadi sesak.

Pukul 5 pagi adalah waktu paling maksimal mata saya tertutup dan terbuai mimpi. Bangun dalam kondisi seolah dikejar kereta membuat aktivitas pagi seperti lari maraton. Bukan tanpa alasan. Semenjak saya tinggal di Depok.

Beristirahatlah, Jakarta!

 Sesekali dilumpuhkan saja barang 72 jam.

Wajah-wajah kelelahan nampak dalam setiap peron stasiun KRL, halte busway, angkot, ojek-ojek online yang nantinya akan membawa mereka kembali pulang ke naungan masing-masing. Pada setiap sore, menjelang malam, mendekati pergantian hari.

Tentang NgoJak

NgoJak merupakan pegiat apresiasi ruang, sejarah, budaya, tradisi, lingkungan, dan manusia. 

 

NgoJak bukanlah operator travel atau tour leader dari kegiatan trip wisata. NgoJak adalah wahana belajar bersama. Semacam warung kopi dengan obrolan ngalor ngidul, pastinya bahasan yang tak jauh-jauh soal Jakarta.  

Mengapa NgoJak Lahir?

Karena kita melihat di Jakarta dan sekitarnya, orang-orang nampak terlalu sibuk untuk melihat kanan-kiri. Kesempatan dan kemauan (for some people, kemampuan) memaknai Jakarta secara berbeda makin minim.

Jalur Jelajahnya Apa? 

Nah, sampai sejauh ini,- bolehlah disebut seri awal, NgoJak selalu mengambil benang merah Sungai Ciliwung sebagai jalur jelajah. Kita percaya peradaban di dunia selalu dimulai dari sungai.  

Apa Tujuannya?

Kita ingin melihat kota dari sudut yang berbeda. Yaitu dengan jalan kaki, saling bercerita lewat berbagai medium, berinteraksi dan terlibat jauh dalam obrolan bersama narasumber lokal. 

Harapannya Apa Ikutan NgoJak?

Setidaknya, amatan visual dan indera lainnya, ketika selesai maupun saat NgoJak, bisa menjadi lebih peka dengan sekitar.

GIMANA CARA GABUNG DI NGOJAK?

Daftar di Web dan Gratis makalah

CERITA NGOJAK

ARTIKEL PILIHAN

Sudah 16 volume kegiatan dan 4 bonus yang menyesuaikan tema tertentu. Cerita-cerita dari Kengkarawan merupakan apresiasi terhadap NgoJak dan khususnya sumbangsih kecil kepada Jakarta. 

Berjalan dengan serombongan manusia, menyusuri jalan, melihat manusia lain dalam berbagai kondisi adalah kegiatan yang menyenangkan. Setiap ayun langkah punya ceritanya masing-masing. Kemarin, Ngojak menemani kami bertemu dengan cerita-cerita itu.

Galeri Gambar

Buku Ngopi (di) Jakarta

Ketika tak ada lagi di Jakarta, buku sederhana ini bisa jadi kenangan yang baik. 

Ngopi (di) Jakarta dapatlah dikatakan sebagai sebuah usaha untuk melarung remah-remah rasa lelah dan kalah, perayaan mendapatkan rezeki, merekam cerita-cerita yang terjadi di Jakarta, atau apa pun yang tidak punya definisi. 

Raden Dadang Supadma menyeka peluh saat mengantar kami melihat sebuah ruangan yang berisikan pusaka-pusaka leluhur. Ruangan yang bersebelahan dengan masjid itu menyimpan warisan-warisan dari penduduk kampung.

Hubungi NgoJak 

Informasi kegiatan atau ada kendala saat 

mengakses web ini silahkan berkorespondensi.

SURAT MENYURAT:

Jl. Batu Alam II No.39A, Condet, Jakarta 13520

E-MAIL

ngopijakarta@gmail.com

Setiap kegiatan NgoJak selalu gratis dan bayarannya adalah share kembali ke publik lewat tulisan, foto, atau video.


© 2013-2018 NGOPIJAKARTA 

Dalam naungan  LISENSI CREATIVE COMMONS

Pengembangan dan tata letak oleh  Ali Zaenal

×
X