MAKALAH NGOJAK

Ketentuan Penggunaan Makalah

Makalah-makalah ini bebas disebarluaskan untuk kepentingan berbagi pengetahuan. Tidak diperkenankan untuk kepentingan komersil dalam bentuk apapun. Hak cipta tetap milik Ngopi Jakarta.

REYHAN BIADILLA

Penyusun

NOVITA ANGGRAINI

Penyusun

DIELLA DACHLAN

Kontributor

Sarana Maritim di Kepulauan Seribu

Ekspedisi empat pulau yang berada di Kepulauan Seribu. Makalah ini mengulik sekilas mengenai toponim, fungsi, ciri khas hingga sejarah di masa kolonial dan era setelahnya.

#NgoJak 16:

Asian Games 

4 perkampungan dijadikan ‘tumbal’ ketika kawasan Senayan berdiri megah sebagai komplek olahraga pada tanggal 8 Februari 1960. Kampung Senayan, Kampung Petunduan, Bendungan Udik, dan Kampung Pejompongan. 

#NgoJak 15:

Tanah Abang 

Tanah Abang adalah salah satu kecamatan di Jakarta Pusat yang ditetapkan namanya oleh Pemprov DKI Jakarta, melingkupi Kelurahan Bendungan Hilir, Kebon Kacang, Kebon Melati, Petamburan, Gelora, Karet Tengsin, dan Kampung Bali. 

Onrust: Pulau Kecil dengan Sejarah Besar

Pulau Onrust adalah salah satu pulau kecil dari seratusan pulau yang tersebar di Wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu di Teluk Jakarta. 

 

Meski kecil, pulau ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan berlapis dalam rentang waktu tiga setengah abad.

Cahaya dan Kelam 

di Pulau Edam

Pulau Edam atau Pulau Damar Besar adalah salah satu dari 110 pulau yang masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pulau kecil seluas 36 hektar ini memiliki sejarah yang menarik. 

 

Nama Edam sendiri diambil dari namasebuah kota kecil di Municipality Edam Volendam, terletak 20 kilometer ke arahtimur laut dari Amsterdam.

#NgoJakRamadan: 

Islam dan Nasionalisme 

di Jakarta

Mengulik beberapa peran dan pemikiran para tokoh dalam perspektif keislaman dan kebangsaan di sekitaran Jakarta. Nahdlatul Ulama, Syarikat Islam, juga beberapa peristiwa yang mungkin saja luput dalam ingatan kita. Tak terkecuali kondisi sebuah perkampungan yang pernah dijadikan basis pertahanan Pasukan Matraman.

#NgoJak Vol.14: 

Parakan Baranangsiang

Kembali ke tepian. Begitulah tema #NgoJak edisi ke-14 ini. Setelah satu tahun lebih Jakarta menjadi ruang belajar dan mengapresiasi, akhirnya kembali ke kawasan yang menjadi asal mula di mana Cihaliwung berasal; Bogor, tepatnya di Pulo Geulis.

#NgoJak Vol.13: Weltevreden

Sejak Belanda mulai berani menggeser wilayah tata ruangnya di selatan Batavia, pemerintah Kolonial kemudian banyak membangun monumen-monumen kemegahan mereka di atas tanah jajahan Hindia.

#NgoJak Vol.12: 

Kramat Kwitang

Toponim Kwitang dikatakan berasal dari nama seorang pendekar Tiongkok, Kwee Tiang Kiam, yang berkelana dan akhirnya menetap di daerah Kwitang sekarang ini. Ada cerita lain yang mengatakan Kwee Tang Kiam adalah seorang tuan tanah yang kaya raya. 

#NgoJak Vol.11: Cikini

Asal-usul nama Cikini hingga saat ini masih belum terjawab dengan baik. Asal-usul nama daerah yang terdekat dengan Cikini adalah Menteng, Gondangdia dan Kramat sudah diketahui, namun untuk asal-usul nama Cikini sendiri masih menjadi misteri.

#NgoJak Vol.10: Manggarai

Setiap daerah punya cerita asal-usulnya, baik itu karena adanya peristiwa tertentu, karena dimiliki oleh pihak tertentu atau karena diberikan pada golongan tertentu. 

#NgoJak Vol.9: Jatinegara

Sebutan daerah Meester Cornelis berasal dari seorang yang bernama Cornelis Senen. Dia berasal dari pulau Lontar, Kepulauan Banda Neira yang dibawa oleh Gubernur Jendral Jan Pieter Zoon Coen pada tahun 1621.

#NgoJak Vol.8: Karet

Di sepanjang aliran sungai Krukut, sejak dari kawasan Depok hingga kota Jakarta, setidaknya ada 9 masjid tua yang terdapat angka tahun pendiriannya. 

#NgoJak Ngabuburit Kampung Kuningan

Masuknya Islam di Nusantara (tidak terbatas pada kawasan yang sekarang disebut Indonesia saja), diyakini telah ada sejak awal Islam tumbuh di al-Haramayn (Hijaz) dan saat Nabi Muhammad SAW masih hidup. Beberapa teori sampai saat ini masih terus diperdebatkan, karena sumber-sumber yang tersedia, baik berupa sumber tertullis, lisan maupun arkeologis sangat minim.

#NgoJak Vol.7: Menteng

Sejak zaman VOC, tata ruang kota selalu diklasifikasikan menurut tinjauan etnis, karena sifatnya kolonis yang sewaktu-waktu mendapat serangan dari penduduk asli, maka kota dibangun pertama sekali sebagai kubu perlindungan. 

NgoJak Vol.6: 

Cawang – Kramat Jati

Sejak zaman Hindia Belanda, ruas Cawang-Cililitan-Kramat Jati adalah gerbang bagi pendatang yang masuk dari sebelah timur Jakarta. Sejarah panjang kawasan ini menyimpan cerita unik nan menarik penuh warna.

#NgoJak Vol.5: Condet

Vila Tanjung Timur (Tandjoeng Oost) terletak pada posisi yang agak jauh dari Jalan Raya Pos. Letaknya malah lebih dekat ke sungai Ciliwung. Lokasi ini memang sangat cocok untuk dijadikan vila peristirahatan, dalam perjalanan dari Batavia ke Buitenzorg (Bogor).

#NgoJak Vol.4: Kampung Tugu

Alunan Keroncong Tugu mengajak puluhan orang bergoyang sembari mencolek wajah temannya dengan olesan bedak. Yang dicolek tak boleh marah, justru di situlah wujud rasa kasih sayang antar sesama ditunjukkan.

#NgoJak Vol.3: Jakarta

Sebuah Awalan 

Sunda Kalapa adalah sebuah daerah yang terletak di muara sungai Ciliwung. Sebelum Kesultanan Demak berhasil menaklukkan daerah ini dan mengganti namanya menjadi Jayakarta pada tahun 1527

#NgoJak Vol.2: Depok

Asal usul nama Depok, diambil dari kata “Padepokan”, yang dalam bahasa Jawa berarti sebuah tempat, untuk bertempat tinggal sementara.

#NgoJak Vol.1: Karadenan

Kampung Karadenan Berasal dari kata dalam bahasa Jawa, yaitu: Raden. Kata Raden diberi imbuhan Ka dan an, yang memberi arti tempat para raden atau bangsawan. 

×
X